Sektor Pertanian

Luas lahan pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2015 mencapai 68,46 persen dari luas daratan atau setara dengan 1.124.286 ha. Lahan perkebunan mendominasi lahan pertanian sebesar 26,86 persen. Luas lahan sawah dan lahan ladang yang berpotensi ditanami padi berkisar 15.719 ha dan 30.384 ha. Sementara itu luas lahan sawah yang telah memiliki irigasi 3.090 ha. 

Pada tahun 2015 produktivitas padi sawah mengalami penurunan sekitar 22,51 persen dari tahun sebelumnya dan menjadi peluang bagi investor untuk meningkatkan produksi padi sawah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Produktivitas padi ladang mengalami kenaikan 2,45 persen atau naik sebesar 0,43 ton per hektar. 

Produktivitas tanaman palawija untuk komoditas ketela pohon pada tahun 2015 mengalami kenaikan sekitar 32,54 persen atau sebesar 6,04 ton per hektar, komoditas kacang tanah mengalami penurunan sekitar 10,49 persen per hektar. Sedangkan komoditas ubi jalar mengalami kenaikan sekitar 32,91 persen atau sebesar 2,56 ton per hektar. Komoditas jagung mengalami kenaikan sekitar 9,23 persen atau sebesar 0,31 ton per hektar.

Hingga saat ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih tergantung dengan pasokan dari daerah lain untuk produk pertanian, terutama untuk bahan makanan pokok dan sayur mayur, sehingga peluang untuk investasi pada perdagangan serta produksi terbuka lebar. Upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan lokal, antara lain dengan intensifikasi dan diversifikasi pertanian. 

Manggis dan Nanas adalah komoditas andalan sektor Hortikultura.

Kondisi Terkini

Luas Penggunaan Lahan Pertanian per Kabupaten/Kota (ha) Tahun 2015 dalam tabel berikut :

NO

KABUPATEN

SAWAH

BUKAN SAWAH

1

BANGKA

1.112

236.692

2

BANGKA TENGAH

109

167.844

3

BANGKA BARAT

2.148

209.879

4

BANGKA SELATAN

9.536

164.640

5

BELITUNG

709

192.568,5

6

BELITUNG TIMUR

2.105

134.899

7

PANGKALPINANG

0

2.044

Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Tanaman Padi Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2015 dalam tabel berikut :

NO

KABUPATEN

PADI SAWAH

PADI LADANG

LUAS PANEN (ha)

PRODUKSI (ton)

LUAS PANEN (ha)

PRODUKSI (ton)

1

BANGKA

381

1.243

2.795

8.063

2

BANGKA TENGAH

33

135

149

288

3

BANGKA BARAT

822

1.776

1.852

1.977

4

BANGKA SELATAN

2.816

6.789

1.262

1.211

5

BELITUNG

533

1.467

11

10

6

BELITUNG TIMUR

1.175

4.146

19

24

7

PANGKALPINANG

0

0

0

0

Peluang Investasi Sektor Pertanian

Beberapa pilihan investasi yang dapat dilakukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada sektor pertanian, antara lain :

a. Pengembangan padi sawah dan produk olahannya.

    Lokasi : Kota Terpadu Mandiri Kabupaten Bangka Selatan

 b.  Pengembangan ketela pohon dan industri etanol

      Lokasi : 7 kab/kota.

 c.  Pengembangan produksi jagung, kacang tanah, sayur-sayuran, manggis, lidah buaya, dan industri makanan dan minuman olahan.

      Lokasi: kawasan industri Tanjung Ular Kabupaten Bangka Barat, Kawasan industri Ketapang Kota Pangkalpinang.

Potensi pertanian yang dikembangkan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sub sektor tanaman pangan, tanaman hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Khusus untuk sub sektor tanaman pangan, luas lahan padi (sawah dan ladang) yang tersedia seluas 13,262 Ha dan baru dimanfaatkan seluas 7,490 Ha. 

Komoditas lada merupakan salah satu produk unggulan yang sudah menjadi bagian sejarah panjang bagi kehidupan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung. Perkebunan lada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan perkebunan lada kedua terluas setelah Provinsi Lampung dengan kualitas lada yang terbaik. 

Nilai strategis lada sebagai salah satu komoditi strategis daerah dan nasional dapat dilihat melalui kebijakan pengembangan produk lada, antara lain Kebijakan Fokus Komoditas Strategis, Kebijakan Pengembangan Sarana, Infrastruktur dan Agroindustri di pedesaan. Berbagai kebijakan tersebut didasarkan atas konsep pengembangan bio-industri berkelanjutan dengan tujuan utama mengupayakan lada menjadi komoditas berorientasi ekspor. Upaya ini dilakukan untuk merevitalisasi dan ekspansi pengelolaan lahan di beberapa wilayah penghasil komoditi lada. 

Terdapat beberapa lokasi perkebunan lada yang mungkin untuk dikembangkan. Lokasi tersebut pada dasarnya sudah memiliki tanaman lada, namun perlu ekstensifikasi untuk mencapai skala ekonomi. Adapun lokasi perkebunan itu tersebar di beberapa kecamatan, yaitu: Kecamatan Simpang Katis, Kecamatan Namang dan Kecamatan Pangkalan Baru (Kab. Bangka Tengah), Kecamatan Simpang Teritip, Kecamatan Tempilang dan Kecamatan Parit Tiga (Kabupaten Bangka Barat), Kecamatan Air Gegas dan Kecamatan Payung (Kab. Bangka Selatan), Kecamatan Puding dan Kecamatan Bakam (Kab. Bangka), Kecamatan Simpang Pesak dan Kecamatan Dendang (Kab. Belitung Timur), Kecamatan Membalong dan Kecamatan Badau (Kab. Belitung).
 
 

 

(Updated : 01/12/2016 RH&YH)