Sektor Pariwisata

Bahasa Indonesia

Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain wisata pantai dengan batu granit dan pasir putihnya, potensi lain yang ditawarkan pada sektor ini adalah wisata budaya, wisata kuliner, wisata sejarah serta wisata pulau. Peluang investasi masih sangat terbuka untuk sektor pariwisata.

Kondisi terkini

Pada tahun 2016, di Kepulauan Bangka Belitung terdapat 135 unit hotel bintang dan akomodasi lainnya dengan jumlah kamar 898.842 kamar. Dari 347.519 kunjungan tamu di Kepulauan Bangka Belitung, 342.513 adalah tamu domestik dan 5.106 tamu asing.

Hotel berbintang dan resort yang beroperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, antara lain Hotel Novotel, Hotel Soll Marina, Hotel Santika, Hotel Bumi Asih

Sebagai provinsi kepulauan, Bangka Belitung terkenal dengan keindahan pantai dan pasir putihnya. Bangka Belitung juga dikelilingi oleh pulau-pulau kecil yang menawarkan wisata bahari. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki sejumlah pulau yang telah bernama sebanyak 470 buah dan yang berpenghuni hanya 50 pulau. Pulau besarnya antara lain Pulau Bangka dan Pulau Belitung serta pulau-pulau kecil seperti P. Lepar, P. Pongok, P. Mendanau dan P. Selat Nasik. Pulau-pulau kecil yang terdapat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari : 22 pulau di Kabupaten Bangka,  19 pulau di Kabupaten Bangka Barat, 12 pulau di Kabupaten Bangka Tengah, 27 pulau di Kabupaten Bangka Selatan, 25 pulau di Kabupaten Belitung, dan 14 pulau Kabupaten Belitung Timur.

Dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPARNAS) yang kemudian dituangkan dalam Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2011, Provinsi Kepulauan Kabupaten Belitung termasuk dalam Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) Palembang-Bangka Belitung dan sekitarnya. Selanjutnya dalam DPN tersebut, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki empat Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN) dan sebuah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Adapun yang termasuk dalam KPPN yaitu Pangkalpinang, Sungailiat, Belinyu, Tanjung Kelayang serta Punai Belitung dan sekitarnya. Sementara itu, satu wilayah KPPN menjadi KSPN adalah KSPN, yaitu Tanjung Kelayang-Belitung dan sekitarnya.

Beberapa daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkan sektor penunjang kegiatan pariwisata, seperti penyediaan sarana akomodasi (hotel atau penginapan) dan penyediaan makanan minuman (restoran) adalah:

  • Kabupaten Bangka Barat, daerah yang paling ideal untuk didirikan fasilitas pariwisata adalah di Kecamatan Muntok. Hal ini karena, Kecamatan Muntok adalah ibu kota kecamatan di Kabupaten Bangka Barat dan juga merupakan pintu masuk pelabuhan barang bagi Pulau Bangka.
  • Kabupaten Bangka, titik ideal untuk didirikan hotel dan restoran adalah di Kecamatan Sungailiat. Agrumentasi utamanya adalah di kecamatan tersebut terdapat banyak pantai-pantai yang eksotis seperti Pantai Tikus, Pantai Rebo, Pantai Parai.
  • Kabupaten Bangka Tengah, fasilitas hotel dan restoran sebaiknya dibangun di Kecamatan Pangkalan Baru. Hal ini karena, Kecamatan Pangkalan Baru lokasinya berdekatan dengan Ibu Kota Provinsi (Kota Pangkal Pinang).
  • Kabupaten Bangka Selatan, idealnya fasilitas pariwisata didirikan di Kecamatan Toboali sekaligus ibu kota kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan.
  • Kabupaten Blitung, terdapat dua lokasi ideal yaitu di Kecamatan Tanjungpandan dan Kecamatan Sijuk. Kecamatan Tanjungpandan adalah ibu kota kecamatan bagi kabupaten ini. Sedangkan di Kecamatan Sijuk, pada saat ini ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusu (KEK) Pariwisata Sijuk, sehingga ideal untuk dikembangkan sebagai kawasan perhotelan.
  • Kabupaten Belitung Timur, kawasan yang paling ideal adalah terletak di Kecamatan Manggar.

 

Updated : 05/12/2017/YHS

======================================================================

 

ENGLISH

TOURISM SECTOR

Tourism sector becomes one of the leading sectors in Bangka Belitung Province. Besides beach tourism with granite and white sand, there are also cultural, culinary, historical and islands tourisms. Investors are widely-welcomed in this sector.

Existing Condition

In 2016, in Bangka Belitung, there are 135 units of star hotels and other accommodation with 898,842 rooms. From the 347,519 visiting guests in Bangka Belitung, 342,513 were domestic guests and 5,106 foreign guests. In 2016, in Bangka Belitung Province, there are 135 units hotel

Star hotels and resorts which is operating in Bangka Belitung Province are Novotel Hotel, Soll Marina Hotel,Santika Hotel, Bumi Asih Hotel.

As an island province, Bangka Belitung is popular for beautiful beaches with white sand. This province also surrounded by small islands that suitable for marine tourism. There are 470 identified islands and only 50 islands are inhabited. The Big islands are Bangka Island and Belitung Island and the small islands such as Lepar Island, Pongok Island, Mendanau Island and Selat Nasik Island. Small islands in this province spread in several areas such as 22 islands in Bangka Regency, 19 islands in West Bangka Regency, 12 islands in Central Bangka Regency, 27 islands in South Bangka regency, 25 islands in Belitung Regency, and 14 islands East Belitung Regency.

In the Master Plan of National Tourism Development (RIPPARNAS) that is then set forth in the Government Regulation no. 50 Year 2011, Belitung Islands Province included in the National Tourism Destination (DPN) Palembang-Bangka Belitung and surrounding areas. Furthermore, in the DPN, the Bangka Belitung Islands Province has 4 National Tourism Development Zone (KPPN) and a National Tourism Strategic Area (KSPN). Those included in KPPN are Pangkalpinang, Sungailiat, Belinyu, Tanjung Kelayang and Punai Belitung and surrounding areas. Meanwhile, an area of KPPN became KSPN namely Tanjung Kelayang-Belitung and surrounding areas.http://bpptpm.babelprov.go.id/sites/default/files/styles/full-node/public/images/berita/peta%20kspn.jpg?itok=KQJxcLnt

Some areas that need to be developed for tourism-supporting sectors, such as accommodation facilities (hotels or inns) and food beverages (restaurants) are:

  • West Bangka Regency, Muntok District is the strategic area for tourism facilities development. Since Muntok District is the capital of West Bangka Regency and as the entrance port of cargos in Bangka Island.
  • Bangka Regency, the startegic area to build hotels and restaurants is in Sungailiat Subdistrict. The main reason is there are many exotic beaches such as Tikus Coast, Rebo Beach, Parai Beach.
  • Central Bangka Regency, hotel and restaurant facilities should be built in Pangkalan Baru Sub-district. Because the location is close to the Provincial Capital (Pangkal Pinang ).
  • South Bangka Regency, the most startegis location is in Toboali Distric and also as the capital of South Bangka Regency.
  • Belitung regency, there are two strategic locations; in Tanjungpandan and Sijuk subdistricts. Tanjungpandan is the capital for this regency. While in Sijuk, it designated as Special Economic Zone (KEK) Tourism Sijuk, so it is strategic to be developed as a hotel area.
  • East Belitung Regency, the strategic location is in Manggar.

 

Translated by Dewi R.R.

Arsip Berita

Berita Lainnya

07 Feb 2018 | Humas DPMPTSP/Suci...

29 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

29 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

28 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

28 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

26 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

20 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

Berita Populer

27 Jan 2014 | 5,549 views

18 Dec 2013 | 4,118 views

03 Dec 2013 | 3,274 views