Informasi Layanan Publik

Rekomendasi Penetapan Lokasi Terminal Khusus

Keterangan Umum: 
  1. Terminal Khusus adalah terminal yang terletak di dalam Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKp) yang merupakan bagian dari pelabuhan untuk melayani kepentingan sendiri sesuai dengan usaha pokoknya
  2. Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) adalah terminal yang terletak di dalam Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKp) yang merupakan bagian dari pelabuhan untuk melayani kepentingan sendiri sesuai dengan usaha pokoknya.
  3. Pemohon adalah Perusahaan yang Berbadan Hukum Indonesia (BHI) yang bekerjasama dengan penyelenggara pelabuhan.
  4. Rekomendasi penetapan lokasi terminal khusus diberikan oleh Gubernur pada lokasi terminal khusus yang bersesuaian dengan tata ruang daerah 

DASAR HUKUM

  1. Undang-Undang No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.
  2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
  3. PP No 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan.
  4. PP No 22 Tahun 2011 Perubahan atas PP No.20 Tahun 2010 Tentang Angkutan di Perairan.
  5. PP Nomor 5 Tahun 2010 tentang Kenavigasian.
  6. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 51 Tahun 2011 tentang Terminal Khusus dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri.
  7. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 5 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Surat permohonan beserta berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup dari Pimpinan Perusahaan yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Format Terlampir).
  2. Data perusahaan yang meliputi :
    1. Akta perusahaan.
    2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
    3. Keterangan Penanggung Jawab, disertai fotokopi KTP masing-masing yang bersangkutan.
    4. Surat Keterangan Domisili Perusahaan.
  3. Izin usaha pokok perusahaan dari Instansi berwenang
  4. Keterangan atau studi kelayakan mengenai :
    1. maksud dan tujuan adanya terminal Khusus;
    2. rencana volume bongkar muat bahan baku, peralatan penunjang dan hasil produksi;
    3. rencana frekuensi kunjungan kapal;
    4. aspek ekonomi yang berisi tentang efisiensi dibangunnya terminal khusus dan aspek lingkungan;
    5. hasil survei yang meliputi hidrooceanograji (pasang surut, gelombang, kedalaman dan arus), topograji, titik nol (benchmark) lokasi pelabuhan yang dinyatakan dalam koordinat geografis
  5. Lokasi dan koordinat geografis areal yang akan dijadikan terminal khusus
  6. Rekomendasi Bupati/Walikota.
  7. Rekomendasi dari syahbandar pada kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan/ Otoritas Pelabuhan setempat berkoordinasi dengan Kantor Distrik Navigasi setempat terhadap aspek keselamatan pelayaran.

PERSYARATAN TEKNIS (DILAKUKAN SURVEI OLEH SKPD TEKNIS MELALUI TIM TEKNIS PTSP)

Lokasi sesuai dengan ketentuan di bidang Rencana Tata Ruang

MASA BERLAKU IZIN

Rekomendasi berlaku selama 1 (satu) Tahun sejak diterbitkan 

STANDAR BIAYA / RETRIBUSI

Nihil (Rp. 0,-) / Tidak dikenakan biaya /retribusi

WAKTU PENYELESAIAN

Maksimal 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak berkas dinyatakan LENGKAP