Informasi Layanan Publik

Rekomendasi Kerja Reklamasi di Pelabuhan Pengumpul Nasional dan untuk Kegiatan Penambangan di Laut

Keterangan Umum: 
  1. Reklamasi adalah Pekerjaan timbunan di perairan atau pesisir yang mengubah garis pantai dan/atau kontur kedalaman perairan.
  2. Sesuai Ketentuan Pasal 23 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 52 Tahun 2011, diatur bahwa Perusahaan pengerukan dan reklamasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) dan Pasal 15 ayat (2) dalam melakukan kegiatan usahanya wajib memiliki izin usaha yang diberikan oleh Menteri, berupa Izin Usaha Pengerukan dan Reklamasi
  3. Selain itu, setiap melakukan pekerjaan reklamasi, maka perusahaan harus memiliki Surat Izin Kerja Reklamasi
  4. Pekerjaan reklamasi harus mendapat izin dari :
    1. Menteri untuk pekerjaan reklamasi di alur pelayaran dan wilayah perairan pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul serta di wilayah perairan terminal khusus.
    2. Gubernur untuk pekerjaan reklamasi di wilayah perairan pelabuhan pengumpan regional;
    3.  Bupati/Walikota untuk pekerjaan reklamasi di wilayah perairan pelabuhan pengumpan lokal dan pelabuhan sungai dan danau.(diatur Pasal 16 Peraturan Menteri Perhubungan No 136 Tahun 2015)
  5. Terhadap permohonan Surat Izin Kerja Reklamasi kepada Menteri, dapat diajukan Rekomendasi Surat Izin Kerja Reklamasi yang direkomendasikan oleh Gubernur.

DASAR HUKUM

  1. Undang-Undang No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.
  2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
  3. PP No 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan.
  4. PP No 22 Tahun 2011 Perubahan atas PP No.20 Tahun 2010 Tentang Angkutan di Perairan.
  5. PP Nomor 5 Tahun 2010 tentang Kenavigasian.
  6. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 51 Tahun 2011 tentang Terminal Khusus dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri.
  7. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 5 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Surat permohonan beserta berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup dari Pimpinan Perusahaan yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Format Terlampir).
  2. Data perusahaan yang meliputi :
    1. Akta perusahaan.
    2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
    3. Keterangan Penanggung Jawab, disertai fotokopi KTP masing-masing yang bersangkutan.
    4. Surat Keterangan Domisili Perusahaan.
  3. Data teknis yang meliputi :
    1. Keterangan mengenai maksud dan tujuan kegiatan reklamasi.
    2. peralatan yang digunakan serta metode pelaksanaan pekerjaan reklamasi
    3. Rencana jadwal pekerjaan reklamasi,
    4. Lokasi dan koordinat geografis areal yang akan direklamasi.
    5. Peta situasi lokasi reklamasi.
    6. Peta pengukuran kedalaman awal (predegde sounding) dari lokasi yang akan dikerjakan.
  4. Uraian studi / perkiraan dampak sosial yang terjadi pada tahap pelaksanaan reklamasi dan setelah melakukan kegiatan reklamasi.
  5. Surat Pernyataan bahwa pekerjaan reklamasi akan dilakukan oleh perusahaan yang memiliki izin usaha serta mempunyai kemampuan dan kompetensi untuk melakukan reklamasi
  6. Rekomendasi dari syahbandar setempat berkoordinasi dengan Kantor Distrik Navigasi setempat terhadap aspek keselamatan pelayaran.
  7. Rekomendasi Administrator Pelabuhan / Kakanpel setempat disesuaikan Pola Ruang Daerah atau kesesuaian dengan Rencana Induk Pelabuhan (khusus bagi pekerjaan Reklamasi yang berada di dalam DLKr dan DLKp Pelabuhan)
  8. Rekomendasi Bupati/Walikota mengenai rencana reklamasi dan kesesuaiannya dengan dengan rencana umum tata ruang daerah
  9. Studi lingkungan / dokumen lingkungan / AMDAL yang telah disyahkan oleh pihak berwenang

PERSYARATAN TEKNIS (DILAKUKAN SURVEI OLEH SKPD TEKNIS MELALUI TIM TEKNIS PTSP)

Lokasi sesuai dengan ketentuan di bidang Rencana Tata Ruang

MASA BERLAKU IZIN

Rekomendasi berlaku paling lama 1 (satu) tahun sejak diterbitkan

STANDAR BIAYA / RETRIBUSI

Nihil (Rp. 0,-) / Tidak dikenakan biaya /retribusi

WAKTU PENYELESAIAN

Maksimal 14 (empat belas) hari kerja terhitung sejak berkas dinyatakan LENGKAP