Permendag Baru Diteken, SIUP Tak Perlu Diperpanjang

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, menepati janjinya menghapus perpanjangan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan menyederhanakan pengurusan Tanda Daftar Perusahaan. Kebijakan itu dituangkan dalam dua Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang telah diteken Enggar.

Kedua Permendag baru ini yang mengatur penghapusan (SIUP), serta penyederhanaan prosedur dan penghapusan kewajiban biaya administrasi TDP. Selain itu, memberi jaminan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha di bidang perdagangan.

Penghapusan perpanjangan SIUP diatur dalam Permendag No. 7/M-DAG/PER/2/2017. Sedangkan, kemudahan urus TDP dan penghapusan biaya administrasi diatur dalam Permendag No. 08/M-DAG/PER/2/2017.

Mendag menegaskan kewajiban pendaftaran ulang SIUP setiap lima tahun dihapus.

"Pemerintah ingin meningkatkan pelayanan dan kemudahan berusaha kepada seluruh pelaku usaha di bidang perdagangan," tegas Enggar, dalam keterangan tertulis, Kamis (23/2/2017).

SIUP merupakan bentuk perizinan perdagangan yang wajib dimiliki setiap pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha perdagangan. Sedangkan TDP merupakan surat tanda pengesahan yang diberikan kepada perusahaan setelah mendaftarkan perusahaannya. Penerbitan SIUP dan TDP tersebut telah didelegasikan ke Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kabupaten/Kota.

"Pelaku usaha yang telah memiliki SIUP tidak perlu lagi melakukan pendaftaran ulang karena SIUP berlaku selama perusahaan perdagangan menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan," jelas Enggar.

Penghapusan pendaftaran ulang SIUP tersebut diatur dalam Pasal 7 Peraturan Menteri Perdagangan No. 7/M-DAG/PER/2/2017

"Perlu diingat pula bahwa pengajuan permohonan SIUP baru, perubahan dan/atau penggantian SIUP yang hilang atau rusak tidak dikenakan retribusi seperti ditetapkan Permendag No. 36 Tahun 2007," tutur Enggar.

Sumber: 
https://us.finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3429954/permendag-baru-diteken-siup-tak-perlu-diperpanjang