Informasi Layanan Publik

Izin Usaha Perdagangan Bahan Berbahaya (B2) bagi Pengecer Terdaftar

Keterangan Umum: 

Perusahaan berbentuk badan usaha dan telah memiliki surat penunjukan sebagai pengecer dari distributor B2.

Dasar Hukum: 
  1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian;
  2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan;
  3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
  4. PP Nomor 13 Tahun 1995 tentang Izin Usaha Industri;
  5. Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2014 tentang Daftar Bidang Usaha Yang Tertutup dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal;
  6. Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 44/M.DAG/Per/9/2009 tentang Pengadaan, Distribusi dan Pengawasan Bahan Berbahaya.
Persyaratan: 

A.  PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Surat permohonan bermeterai cukup beserta berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) dari Pimpinan Perusahaan yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
  2. Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan dan Perubahannya;
  3. Fotokopi KTP Penanggung jawab;
  4. Fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
  5. Fotokopi izin gangguan (UUG/ HO) atau fotokopi Surat Izin Tempat Usaha (SITU);
  6. Fotokopi NPWP;
  7. Memiliki Surat Penunjukan dari Distributor B2;
  8. Memiliki fasilitas penyimpanan yang memenuhi persyaratan keamanan, keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup;
  9. Pas Foto 3 x 4 cm sebanyak 3 (tiga) lembar

B. PERSYARATAN TEKNIS  : DILAKUKAN SURVEI OLEH SKPD  TEKNIS MELALUI TIM TEKNIS PTSP

Melampirkan Berita Acara Pemeriksaan Lapangan atas fasilitas penyimpanan oleh Tim Teknis Pemeriksa, termasuk melibatkan Tim Pemeriksa Kabupaten/Kota.

Biaya: 
Rp.0,- (nol rupiah)
Waktu Penyelesaian: 

Maksimal 14 (empat belas) hari kerja terhitung sejak berkas dinyatakan LENGKAP

Izin berlaku selama 3 (tiga) tahun.