Informasi Layanan Publik

Izin Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT)

Keterangan Umum: 
  • Setiap usaha industri obat dalam bentuk sediaan obat tradisional selain tablet dan efervesen;
  • Pemohon adalah Badan Usaha yang memiliki Iizn Usaha sesuai ketentuan perundang-undangan;
Dasar Hukum: 
  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008;
  2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian;
  3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah;
  4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
  5. PP Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan;
  6. PP Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota;
  7. PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian;
  8. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu;
  9. Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2010 tentang Bidang Usaha Yang Tertutup dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan Bagi Penanaman Modal;
  10. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 381/Menkes/SK/III/2007 tentang Kebijakan Obat Tardisional Nasional;
  11. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 006 Tahun 2012 tentang Industri dan Usaha Obat Tardisional;
Persyaratan: 
  1. Surat permohonan bermeterai cukup dalam rangkap 2 (dua) dari Direktur/ Ketua yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
  2. Akta Pendirian Perusahaan/Koperasi dan Pengesahannya;
  3. Susunan Direksi/ Pengurus;
  4. Fotokopi KTP Direksi/ Pengurus;
  5. Surat Pernyataan Direksi/ Pengurus tidak pernah terlibat pelanggaran perundang-undangan di bidang Farmasi;
  6. Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL);
  7. Surat Bukti penguasaan bangunan/gudang, peta lokasi dan denah bangunan;
  8. Persetujuan lokasi/ tempat usaha/ SITU dari Pemerintah Daerah Kab/Kota;
  9. Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan;
  10. Fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan;
  11. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak;
  12. Surat Pernyataan Kesediaan bekerja penuh dari Tenaga teknis Kefarmasian selaku penanggungjawab;
  13. Fotokopi Surat Pengangkatan penanggungjawab dari Pimpinan perusahaan;
  14. Fotokopi Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian;
  15. Daftar peralatan dan mesin yang digunakan;
  16. Diagram/ alur proses produksi masing-masing bentuk sediaan obat yang akan dibuat;
  17. Daftar tenaga kerja dan tempat penugasannya;
  18. Rekomendasi dari Balai setempat (BPOM);
Biaya: 
Rp.0,- (nol rupiah)
Waktu Penyelesaian: 

Maksimal 35 (tiga puluh lima) hari kerja terhitung sejak berkas dinyatakan LENGKAP

Izin berlaku selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usahanya dan mematuhi ketentuan perundang-undangan.