Informasi Layanan Publik

Izin Operasional Rumah Sakit Kelas B

Keterangan Umum: 

Pemohon adalah Pengelola Rumah Sakit untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan;

Dasar Hukum: 
  1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah keduakalinya dengan UU Nomor 9 Tahun 2015;
  2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;
  3. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
  4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56 Tahun 2014 tentang  Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit;
  5. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 1 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
  6. Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 44 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan PTSP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagaimana telah diubah kedua kali dengan Pergub Nomor 7 Tahun 2016:
Persyaratan: 

A. PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Surat permohonan bermeterai cukup dalam rangkap 2 (dua) dari pemohon yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
  2. Izin Mendirikan Rumah sakit (khusus bagi permohonan Izin Operasional untuk pertama kali)
  3. Profil Rumah Sakit , meliputi visi dan misi, lingkup kegiatan, rencana strategi, dan struktur organisasi
  4. Isian instrumen self assessment sesuai klasifikasi Rumah Sakit yang meliputi pelayanan, sumber daya manusia, peralatan, bangunan dan prasarana
  5. Gambaran desain (blue print) dan foto bangunan serta sarana dan prasarana pendukung.
  6. Izin Penggunaan Bangunan (IPB) dan sertifikat layak fungsi
  7. Dokumen pengelolaan lingkungan berkelanjutan
  8. Daftar sumber daya manusia
  9. Daftar peralatan medis dan non medis
  10. Daftar sediaan farmasi dan alat kesehatan
  11. Berita acara hasil uji fungsi peralatan kesehatan
  12. Dokumen Administrasi dan Manajemen, Terdiri dari
    1. Badan hukum atau kepemilikan
    2. Peraturan internal Rumah Sakit (Hospital Baylaws)
    3. Komite Medik
    4. Komite Keperawatan
    5. Satuan pemeriksaan internal
    6. Surat izin praktik atau surat izin kerja tenaga kesehatan
    7. Standar prosedur operasional kredensial staf medis
    8. Surat penugasan klinis staf medis
    9. Surat keterangan/sertifikat hasil uji/kalibrasi alat kesehatan
  13. Rekomendasi terhadap Izin Operasional Rumah Sakit dari Pemerintah Kabupaten/Kota setempat.

B. PERSYARATAN TEKNIS  : DILAKUKAN SURVEI OLEH SKPD  TEKNIS MELALUI TIM TEKNIS PTSP

  1. Tersedia dan berfungsi sarana dan prasarana rumah sakit;
  2. Tersedia dan berfungsi peralatan/ perlengkapan medik dan nonmedik;
  3. Tersedia Tenaga Medis, Keperawatan yang purnawaktu, Tenaga Kesehatan lain, dan tenaga non kesehatan telah terpenuhi sesuai dengan jumlah, jenis dan klasifikasinya;
Biaya: 
Rp.0,- (nol rupiah)
Waktu Penyelesaian: 

Maksimal 14 (empat belas) hari terhitung sejak berkas permohonan diterima secara lengkap.

Izin Operasional berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan.