Informasi Layanan Publik

Izin Operasi Angkutan

Keterangan Umum: 
  1. Yang wajib mengurus izin Operasi adalah Perusahaan Berbadan Hukum yang melakukan usaha angkutan umum dan angkutan khusus menggunakan Operasi, yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), KOPERASI dan lain-lain sesuai ketentuan perundang-undangan.
  2. Izin Operasi skala kewenangan Provinsi diberikan untuk jenis sebagai berikut :
  1. ANGKUTAN TAKSI
  2. ANGKUTAN SEWA
  3. ANGKUTAN ANTAR JEMPUT (TRAVEL)
  1. Penerbitan izin Operasi, diberikan dalam bentuk Surat Keputusan Izin Operasi (SKIO) dan Kartu Pengawasan (SP) Izin Operasi, diberikan untuk :
  • Permohonan izin Operasi baru
  • Perpanjangan masa berlaku izin Operasi

(catatan : Izin Operasi dikategorikan sebagai Perpanjangan masa berlaku izin Operasi, jika dilakukan masih dalam waktu berlakunya izin Operasi (dapat diajukan 1 bulan sebelum habis masa berlakunya) dan sepanjang tidak ada penambahan kendaraan baru)

  • Perubahan izin Operasi, karena :
  • penambahan kendaraan atau penambahan frekuensi
  • pengurangan kendaraan atau pengurangan frekuensi
  • Penggantian dokumen perizinan yang hilang atau rusak
  • Pengalihan kepemilikan / pengurus perusahaan
  • Penggantian kendaraan, meliputi : peremajaan kendaraan, perubahan identitas kendaraan, dan tukar lokasi operasi kendaraan.
  1. Penerbitan Surat Keputusan Izin Operasi (SKIO) untuk permohonan izin Operasi baru dan perpanjangan masa berlaku izin Operasi, diikuti dengan penerbitan Kartu Pengawasan (KP) izin Operasi untuk semua/setiap kendaraannya.
  2. Khusus Penerbitan Surat Keputusan Perubahan atas Izin Operasi (SKIO Perubahan), diikuti dengan penerbitan Kartu Pengawasan (KP) izin Operasi khusus untuk kendaraan yang mengalami perubahan saja.
  3. Kartu Pengawasan Izin Operasi hanya dapat diperpanjang 1 (satu) tahun sekali dengan mengacu pada Surat Keputusan Izin Operasi yang masih berlaku.
Dasar Hukum: 
  1. Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu Lintas dan Angkutan jalan
  2. Undang-Undang No 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
  3. PP No 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan
  4. PP No 44 Tahun 1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi
  5. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum
  6. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 5 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Perhubungan
  7. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 67 Tahun 2015 tentang Retribusi Penyelenggaraan Perhubungan
Persyaratan: 

A1. PERMOHONAN IZIN OPERASI BARU (SKIO) :

  1. Surat permohonan bermeterai BESERTA RINCIAN DAFTAR KENDARAANNYA dan berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) dari Direktur Perusahaan ataupun Pimpinannya yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Format Terlampir).
  2. Fotokopi Akta Pendirian perusahaan/ Badan Usaha.
  3. Fotokopi KTP Direktur Perusahaan ataupun Pimpinannya
  4. Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) setiap kendaraan yg masih berlaku.
  5. Fotokopi Buku Uji kendaraan bermotor / KIR setiap kendaraan yang masih berlaku.
  6. ASLI Rekomendasi resmi dari Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di domisili pemohon, yang dirinci untuk masing-masing kendaraannya yang mencantumkan Identitas / Nomor Polisi kendaraan.
  7. Surat keterangan memiliki fasilitas penyimpanan / Pool kendaraan, DISERTAI DENAH LOKASINYA (Format Terlampir)
  8. Surat pernyataan bermeterai bahwa memiliki bengkel sendiri untuk perawatan kendaraan yang ditandatangani oleh Direktur Perusahaan ataupun Pimpinannya ataupun surat keterangan bekerjasama dengan bengkel kendaraan lainnya untuk perawatan kendaraan yang ditandatangani oleh Pemilik Bengkel (ditandatangani disertai cap perusahaan bengkel) (Format Terlampir)
  9. Surat Keterangan bermeterai mengenai kondisi dan komitmen usaha ditandatangani oleh Direktur Perusahaan ataupun Pimpinannya. (Format Terlampir dan harap diuraikan)
  10. Surat pernyataan bermeterai tentang Kesanggupan untuk memenuhi seluruh kewajiban sebagai pemegang izin Operasi (Format Terlampir)

 

Persyaratan Tambahan :

ANGKUTAN YANG BEROPERASI PADA MODA LAINNYA : Wajib melakukan kerjasama dengan otorita/ badan pengelola, seperti bandara (misalnya PT. Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, dll), stasiun kereta api, dan pelabuhan (misalnya PT. PELINDO Cabang Muntok, dll) untuk pelayanan angkutan pemadu moda dari dan ke kawasan yang mempunyai otorita/ badan pengelola (dibuktikan dengan Surat Perjanjian Kerjasama atau sekurang-kurangnya ada Rekomendasi dari otorita/ badan pengelola).

A2. PERPANJANGAN MASA BERLAKU IZIN OPERASI (SKIO) :

  1. Surat permohonan bermeterai BESERTA RINCIAN DAFTAR KENDARAANNYA dan berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) dari Direktur Perusahaan ataupun Pimpinannya yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Format Terlampir).
  2. Fotokopi Akta Pendirian perusahaan/ Badan Usaha dan perubahannya
  3. Fotokopi KTP Direktur Perusahaan ataupun Pimpinannya
  4. Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) setiap kendaraan yg masih berlaku.
  5. Fotokopi Buku Uji kendaraan bermotor / KIR setiap kendaraan yang masih berlaku.
  6. ASLI Rekomendasi resmi dari Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dari ASAL dan TUJUAN wilayah operasi (bila diperlukan).

 

Persyaratan Tambahan :

Izin Operasi dikategorikan sebagai Perpanjangan masa berlaku izin Operasi, jika dilakukan masih dalam masa berlaku izin Operasi (dapat diajukan paling lambat 1 bulan sebelum berakhir masa laku) dan sepanjang tidak ada penambahan kendaraan baru. Jika ada perubahan terhadap data dalam SKIO sebelumnya, maka yang dapat diproses adalah hanya terhadap data kendaraan yang masih tercantum dalam SKIO sebelumnya saja, sedangkan data yang sudah berubah harus diajukan ke dalam SKIO Perubahannya.

A3. PERUBAHAN IZIN OPERASI (SKIO) :

  1. Surat permohonan bermeterai BESERTA RINCIAN DAFTAR KENDARAANNYA dan berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) dari Direktur Perusahaan ataupun Pimpinannya yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Format Terlampir).
  2. Fotokopi Izin Operasi lama yang terakhir yang masih berlaku
  3. Fotokopi KTP Direktur Perusahaan ataupun Pimpinannya yang terbaru/terakhir
  4. Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) kendaraan yang menjadi objek perubahan saja yg masih berlaku.
  5. Fotokopi Buku Uji kendaraan bermotor / KIR setiap kendaraan yang menjadi objek perubahan saja yg masih berlaku.
  6. ASLI Kartu Pengawasan kendaraan yang lama (khusus kendaraan yang menjadi objek perubahan saja, kecuali karena penambahan kendaraan/ penambahan rute Operasi yang baru)
  7. ASLI Rekomendasi resmi dari Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Lalu Lintas dan Angkutan di domisili pemohon, yang dirinci untuk masing-masing kendaraan yang mencantumkan Nomor Polisi kendaraan (Rekomendasi ini hanya wajib : khusus bagi setiap kendaraan yang menjadi objek perubahan karena penambahan kendaraan)
  8. Khusus yang pindah keanggotaan perusahaan/koperasi, wajib melampirkan :
  1. Surat Pernyataan Bermeterai bahwa ybs telah keluar keanggotaan dari Badan Usaha yang lama; dan 
  2. Surat Pernyataan Bermeterai bahwa ybs diterima sebagai keanggotaan baru di Badan Usaha yang baru.
  1. Khusus untuk Angkutan yang beroperasi pada moda lainnya : Rekomendasi dari otorita/ badan pengelola, seperti bandara (misalnya PT. Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, dll), stasiun kereta api, dan pelabuhan (misalnya PT. PELINDO Cabang Muntok, dll) untuk kendaraan yang menjadi objek perubahan saja (Pengecualian terhadap ketentuan ini, yaitu : untuk Perusahaan / Badan Usaha yang telah menjalin kerjasama umum dengan otorita/ badan pengelola pada Pokok Perjanjian Induk saat awal kerjasama)

A4. PERPANJANGAN KARTU PENGAWASAN (KP) :

  1. Surat permohonan mengenai perpanjangan kartu pengawasan BESERTA RINCIAN DAFTAR KENDARAANNYA dan berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) dari per kendaraan, ataupun pengajuan secara kolektif dari Pimpinannya yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Format Terlampir)
  2. Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) per kendaraan yg masih berlaku.
  3. Fotokopi Buku Uji kendaraan bermotor / KIR per kendaraan yg masih berlaku.
  4. ASLI Kartu Pengawasan kendaraan yang lama (per kendaraan)

 

  1. PERSYARATAN TEKNIS (isi jika ada) :

Khusus permohonan SKIO izin Operasi baru maupun perubahan SKIO izin Operasi karena penambahan kendaraan, maka secara teknis pada Operasi yang dimohon masih memungkinkan untuk penambahan jumlah kendaraan, yang ditentukan berdasarkan evaluasi dan hasil analisa teknis Penentuan daerah operasi yang terbuka atau tertutup untuk penambahan (salah satu komponen pertimbangan adalah faktor muatan dan ketersediaan potensi angkutan / load factor, dll) yang dilakukan melalui kajian teknis oleh Anggota Tim Teknis PTSP dari Dinas Perhubungan Provinsi (diatur KM 35 Tahun 2003)

  1. Pelaksanaan Kajian Teknis dan/atau Survey lapangan Oleh TIM TEKNIS PTSP :  (tulis YA atau TIDAK) :

 

UNTUK PENERBITAN SURAT KEPUTUSAN IZIN OPERASI (SKIO) :

  1. Permohonan Baru : YA
  2. Perpanjangan Masa Berlaku : TIDAK
  3. Perubahan Izin Operasi :
  • penambahan kendaraan atau penambahan frekuensi : YA
  • pengurangan kendaraan atau pengurangan frekuensi : TIDAK
  • Penggantian dokumen perizinan yang hilang atau rusak : TIDAK
  • Pengalihan kepemilikan perusahaan : TIDAK
  • Penggantian kendaraan, meliputi : peremajaan kendaraan, perubahan identitas kendaraan, dan tukar lokasi operasi kendaraan) : TIDAK

UNTUK PENERBITAN KARTU PENGAWASAN (KP)  izin Operasi : TIDAK

Biaya: 
Perda Provinsi Kep. Bangka Belitung Nomor 67 Tahun 2015
Waktu Penyelesaian: 

Surat Keputusan Izin Operasi = maksimal 14 hari kerja Kartu Pengawasan Izin Operasi = maksimal 7 hari kerja

  1. Surat Keputusan Izin Operasi (SKIO) = 5 Tahun, terhitung SKIO Induk.
  2. Kartu Pengawasan Izin Operasi = 1 Tahun.