Informasi Layanan Publik

Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI)

Keterangan Umum: 

Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI), skala kewenangan Provinsi ditujukan bagi Pelaku Usaha Perikanan Tangkap, kecuali nelayan kecil (<5 GT)

Dasar Hukum: 
  1. Undang-Undang 45 Tahun 2009 tentang perikanan. Ps. 26 dan 27 : kewajiban memiliki SIUP dan SIPI bagi yang melakukan usaha perikanan
  2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2002 tentang usaha perikanan : Pusat : kapal diatas 30 GT; Provinsi : kapal ukuran diatas 10 s/d 30 GT; Kabupaten/kota : diatas 5 s.d 10 GT
  4. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor. PER.30/MEN/2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di WPP RI.
  5. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor. PER.18/MEN/2013 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor. Per.02/Men/2011 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.
  6. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 2 Tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu
Persyaratan: 
  1. PERSYARATAN ADMINISTRASI :

Bagi Perseorangan dan bagi Perusahaan Perikanan Warga Negara Indonesia :

  1. Surat permohonan beserta berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup dari Perseorangan atau Pimpinan Perusahaan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
  2. Fotokopi SIUP
  3. Fotokopi tanda pendaftaran kapal atau buku kapal perikanan; atau dalam hal tidak ada pengesahan dari pejabat yang berwenang, melampirkan fotokopi tanda pendaftaran kapal atau buku kapal perikanan dengan menunjukan aslinya; dan/atau surat pernyataan kepemilikan kapal bermeterai; dan/atau surat bukti bekerja sama dengan pemilik kapal.
  4. Rekomendasi hasil pemeriksaan fisik kapal dan dokumen kapal dari pejabat yang ditunjuk oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  5. Fokopi KTP penanggung jawab perusahaan dan;
  6. Fotokopi risalah lelang yang telah disahkan oleh pejabat berwenang, bagi kapal yang diperoleh melalui lelang.
  7. Laporan penangkapan ikan (khusus bagi perpanjangan izin)

 

Perusahaan perikanan atau perusahaan bukan perusahaan perikanan berbadan hukum Indonesia yang mengoperasikan kapal pengangkut ikan berbendera asing wajib mengajukan permohonan SIKPI dengan melampirkan ;

  1. Surat permohonan beserta berkas lampirannya dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup dari Pimpinan Perusahaan yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung u.p. Kepala BP2TPM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 
  2. Fotokopi SIUP atau surat ijin usaha pelayaran angkutan laut yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang;
  3. Cetak biru gambar rencana umum kapal;
  4.  Fotokopi paspor atau buku pelaut (seaman book) bagi nahkoda;
  5.  Fotokopi surat penunjukan keagenan atau fotokopi surat perjanjian sewa  kapal;
  6.  Fotokopi akte pendirian perusahaan bagi perusahaan bukan perikanan;
  7.  Spesifikasi teknis kapal;
  8.  Fotokopi surat ukur internasional;
  9.  Fotokopi surat tanda kebangsaan kapal;
  10.  Rekomendasi pengawakan tenaga kerja asing;
  11.  Fotokopi KTP atau Paspor penanggung jawab perusahaan atau   pemilik kapal; dan
  12.  Pas foto berwarna terbaru nahkoda sebanyak 2 (dua) lembar, ukuran 4x 6 cm. 

 

  1. PERSYARATAN TEKNIS : DILAKUKAN SURVEY OLEH TIM TEKNIS PTSP.

Rekomendasi hasil pemeriksaan fisik kapal dan dokumen kapal dari pejabat yang ditunjuk oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dibuat berdasarkan hasil pemeriksaan oleh petugas pemeriksa fisik kapal;

Biaya: 
Rp. 8.000,-/GT
Waktu Penyelesaian: 
maksimal 14 hari kerja

Masa berlaku izin 1 (satu) tahun