IMT-GT Dorong Kerja Sama Ekonomi Berkelanjutan

Bangka Tengah - Sebagai salah satu kerja sama sub-regional, Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) memainkan peran penting dalam mewujudkan sasaran dari komunitas ASEAN, khususnya dalam menciptakan kesejahteraan di wilayah IMT-GT.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution mengatakan IMT-GT tidak hanya sebagai kerja sama ekonomi tiga negara saja namun juga sebagai satu kawasan ekonomi terpadu. Semua komitmen dan kerja sama yang telah terjalin selama ini diharapkan dapat mendukung integrasi pertumbuhan antar tiga negara.

" Saya percaya kerja sama yang lebih kuat akan berdampak pada integrasi yang lebih dalam khususnya dalam menciptakan kemakmuran bersama, " Ujar Darmin dalam Pertemuan Tingkat Menteri Kerja Sama Sub-Regional IMT-GT di Ballroom Hotel Novotel, Bangka Tengah, Jumat (29/9/2017).

Sepanjang tahun 2012 hingga 2015, Darmin mengungkapkan, total investasi ke wilayah IMT-GT meningkat hingga 19 persen dari USD 12,6 miliar pada tahun 2012, menjadi USD 15,1 miliar pada tahun 2015. Kinerja ekonomi yang stabil dan iklim investasi yang ramah membuat kawasan ini menjadi tujuan investasi tidak hanya bagi investor domestik tetapi juga asing.

Sejauh ini, Darmin menambahkan, beberapa proyek kerja sama IMT-GT tengah dikembangkan terutama pada sektor pariwisata, transportasi, pengembangan SDM dan infrastruktur. Melalui kerja sama pariwisata khususnya dengan mengadopsi Tourism Strategic Framework sebagai panduan untuk mempromosikan pariwisata lintas-batas, Ia berharap dapat menjadikan IMT-GT sebagai destinasi wisata tunggal yang berkelanjutan.

" Saya berharap melalui Tourism Strategic Framework ini dapat menjadikan IMT-GT sebagai destinasi wisata tunggal yang berkelanjutan, " Ungkapnya.

Selain itu pada sektor transportasi, lanjutnya, saat ini ketiga negara sedang memperbaiki sistem infrastruktur perdagangan lintas batas. Hal ini menjadi penting mengingat kawasan IMT-GT merupakan basis ekspor.

" Dengan perbaikan di sektor transportasi, nantinya akan memicu perdagangan dan investasi yang lebih cepat. Saya juga berharap proyek Ro-Ro Dumai-Melaka dapat segera direalisasikan, " tambah Darmin.

Selanjutnya, berkenaan dengan kerja sama di bidang pengembangan SDM, saat ini telah dibentuk kerja sama antar universitas di wilayah IMT-GT melalui UNINET Charter dan Rencana Kerja Strategis 2017-2021 yang bertujuan untuk meningkatkan peran universitas IMT-GT dalam pengembangan dan pertumbuhan IMT-GT melalui penelitian dan teknologi inovatif. Selain itu juga ada pembangunan Priority Connectivity Projects (PCPs) di kawasan IMT-GT.

" Negara-negara IMT-GT sepakat untuk mengimplementasikan proyek konektivitas yang terdiri dari proyek bandar udara, pelabuhan, jalan, jembatan, kereta api dan lain-lain, " jelas Darmin.

Darmin berharap melalui pertemuan ini akan mendorong adanya kerja sama lebih lanjut antara pihak terkait untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka mewujudkan tujuan yang tercantum dalam roadmap baru IMT-GT yaitu IMT-GT Vision 2036 dan IMT-GT Implementation Blueprint 2017-2021.

Sumber: 
Humas DPMPTSP Prov Babel/Suci Lestari

Arsip Berita

Berita Lainnya

29 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

29 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

28 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

28 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

26 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

20 Sep 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

31 Aug 2017 | Humas DPMPTSP Prov...

Berita Populer

27 Jan 2014 | 5,138 views

18 Dec 2013 | 3,793 views

03 Dec 2013 | 3,088 views